BAB 1 PENDAHULUAN
Secara etimologi bank berasal dari bahasa Italia yang berarti bantu atau pembantu.
Namun
dalam perkembangannya, pengertian bank merupakan suatu pranata sosial
yang bersifat finansial, yang melaksanakan jasa-jasa keuangan.
Menurut
kamus istilah hukum Fockema Andreae, bank adalah suatu lembaga atau
orang pribadi yang menjalankan perusahaan dalam menerima dan memberikan
uang dari dan kepada pihak ketiga.
BAB II PEMBAHASAN
Secara otentik, pengertian bank diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Dalam
Undang-undang No. 14 tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan,
pengertian bank diatur dalam Psal 1 huruf a, yaitu bank adalah suatu
lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah memberikan kredit dan
jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.
Dalam
Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, pengertian bank diatur
dalam Pasal 1 angka 1. Bank adalah suatu badan usaha yang menghimpun
dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya dalam
rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Dalam
Undang-Undang No. 10 tahun 1998 atau UU yang Diubah, pengertian bank
diatur dalam Pasal 1 angka 2. Bank adalah suatu badan usaha yang
menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya
dalam bentuk kredit danatau bentuk-bentuk lainnya, dalam rangka
meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Sedangkan dalam UU No. 23
Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, pengertian bank diatur dalam pasal 1
angka 5. Bank adalah Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat, sebagaimana
yang dimaksud dalam UU tentang Perbankan yang berlaku.
Pengaturan mengenai perbankan Indonesia, dapat diliat dalam:
1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2. Undang-Undang No. 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan.
3. Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
4. Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
5. Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.
Asas
Perbankan Indonesia, diatur dalam Pasal 2 UU No. 7 Tahun 1992, yaitu:
"Perbankan Indonesia dalam menjalankan usahanya berasaskan demokrasi
ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian".
Dalam
penjelasan-nya dikemukakan bahwa demokrasi ekonomi yang dimaksud adalah
demokrasi ekonomi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Sedangkan,
mengenai prinsip kehati-hatian tidak ada penjelasannya secara resmi.
Namun dalam praktek perbankan, kegiatan usaha tentunya
dilakukan/dijalankan oleh orang yang memiliki pengalaman dan
profesionalitas dalam perbankan. Untuk itu, diminta kehati-hatiannya
dalam menjalankan tugas tersebut.
Mengenai fungsi perbankan
Indonesia, secara umum diatur dalam Pasal 3 UU No. 7 Tahun 1992, yaitu:
sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat.
Adapun fungsi perbankan Indonesia secara luas adalah:
1. Bank sebagai lembaga yang menghimpun dana dari masyarakat atau penerima kredit.
2. Bank sebagai penyalur dana kepada masyarakat atau sebagai lembaga pemberi kredit.
3. Bank sebagai lembaga yang melancarkan transaksi perdagangan dan pembayaran.
Tujuan
Perbankan di Indonesia diatur dalam pasal 4 UU No. 7 Tahun 1992.
"Perbankan Indonesia bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan
nasional dalam rangka menigkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan
stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak".
Jenis-jenis Perbankan di Indonesia diatur dalam Pasal 5 UU No. 7 Tahun 1992.
Dalam Pasal 5 ayat (1), berbunyi:
1. Bank Umum, adalah bank yang dapat memberikan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran.
2.
Bank Perkreditan Rakyat, adalah bank yang menerima simpanan dalam
bentuk deposito berjangka dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan
itu.
Pasal 5 ayat (2): "Bank Umum dapat mengkhususkan diri untuk
melaksanakan suatu kegiatan tertentu dan memberikan perhatian yang lebih
besar kepada kegiatan tertentu".
BAB III KESIMPULAN
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Perbankan di Indonesia hanya terdiri dari 2
jenis, yaitu Bank Umum dan Bank Perkreditan saja, sedangkan Bank
Sentral hanya bertugas untuk menjaga kestabilan moneter dan melakukan
pengawasan dan pembinaan bank.
Sebagaimana yang telah ditentukan
bahwa hanya ada 2 jenis Perbankan di Indonesia, makan usaha-usaha
Perbankan pun hanya di jalankan oleh 2 jenis bank saja, yaitu:
1.
Usaha Bank Umum, diatur dalam Pasal 6 UU No. 7 Tahun 1992. Namun setelah
adanya UU yang Diubah (UU No. 10 Tahun 1998) ketentuan dalam huruf m
diganti, dan berbunyi: "menyediakan pembiayaan dan atau melakukan
kegiatan lain berdasarkan prinsip syari'ah, sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia".
2. Usaha Bank Perkreditan Rakyat,
diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang No. 7 Tahun 1992. Namun setelah
diubah dengan UU No. 10 tahun 1998, ketentuan dalam huruf c diganti, dan
berbunyi: "menyediakan pembiyaan dan penempatan uang berdasarkan
prinsip Syari'ah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dilarang untuk:
1. menerima simpanan dalam bentuk giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran.
2. melakukan kegiatan valas (valuta asing).
3. melakukan usaha perasuransian.
Referensi : http://pumkienz.multiply.com/reviews/item/2?&show_interstitial=1&u=%2Freviews%2Fitem
Selasa, 24 April 2012
Senin, 02 Januari 2012
Modul Penjualan pada MYOB
4.2 Tulisan tentang transaksi penjualan (SALES) pada MYOB
Sales adalah sebuah catatan transaksi penjualam dalam perusahaan yang terdiri atas quote, order dan invoice. Dalam mencatat transaksi penjualan MYOB Accounting menyediakan tampilan (Lay Out) pada faktur penjualan, sebagai berikut :
- Service, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan jasa dengan keterangan yang panjang.
- Item, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan barang dagang.
- Profesional, digunakan untuk menampilkan beberapa transaksi jenis jasa yang disertai beberapa tanggal.
Pada penjualan barang ada 3 proses yaitu :
1. Quote : Proses ini digunakan untuk rencana pemesanan penjualan
barang. Proses ini tidak berpengaruh terhadap kas, rekening penerimaan ataupun inventory.
2. Order : Proses ini merupakan lanjutan dari Quote ,digunakan untuk merealisasikan penjualan barang. Proses ini tidak berpengaruh terhadap inventory, tetapi berpengaruh terhadap kas jika ada uang muka (Customers Deposit).
3. Invoice : Proses ini merupakan tahap akhir dari pembelian yaitu pembayaran kepada vendor. Proses ini berpengaruh terhadap kas dan Account Recievable (rekening penerimaan). Proses penjualan bisa dimulai secara berurutan atau langsung ke proses yang lebih tinggi urutannya. Proses yang lebih rendah urutannya dapat diubah ke proses yang lebih tinggi tetapi proses sebaliknnya tidak bisa. Pencatatan Penjualan status order Pencatatan penjualan pada umumnya dimulai dengan tahap quote kemudian statusnya diubah menjadi order, dan terakhir Invoice. Tetapi langkah tersebut bisa kita singkat dari status order bahkan langsung ke Invoice. Langkah yang dilakukan adalah sbb.
1. Pada command center klik modul Sales.

2. Setelah itu Klik Enter Sales maka akan muncul tampilan sbb. Pilih jenis penjualannya yaitu Order.

3. Isikan nama pembelinya di field Customer dengan mengklik tombol
segitiga kecil maka akan muncul form pilihan nama-nama pelanggan. Pilih salah satu pelanggan maka tampilan form Sales akan menjadi seperti ini.

4. Ubahlah tampilan dialog window Sales dari penjualan tipe jasa menjadi tipe barang dengan cara klik tombol Layout.
5. Kemudian muncul form Select Layout.

6. Klik pilihan Item maka tampilan form Select Layout akan berubah

7. Klik OK untuk menyimpan perubahan dengan maka tampilan form Sales

8. Isikan jumlah unit yang dijual di kolom Ship misalkan 3.
9. Klik pada kolom Item Number kemudian tekan Enter untuk
menampilkan form daftar pilihan barang yang dijual.

10. Pilih salah satu barang kemudian klik Use Item untuk kembali ke form
Sales, contoh Memory 1 Gb.
11. Harga akan terisi otomatis pada kolom Price.
12. Jika ada discount isikan di kolom Disc %.
13. Uang muka diisikan di field Paid Today.
14. Jika data-data sudah diisikan secara lengkap seperti contoh di bawah
ini maka klik tombol Record untuk menyimpan.

15. Aktivitas penjualan barang diatas terekam di Transaction Journal di
tab Receipts sedangkan di tab Sales tidak ditemukan transaksi
tersebut hal ini karena status penjualan kita adalah order.

Beberapa Istilah:
Sales = Penjualan
Invoice = Faktur
Ship = Barang yang akan dikirim untuk dijual
Backorder = Pengembalian barang
Item Number = Nomor barang
Description = Keterangan barang
Price = Harga barang
Disc = Potongan Penjualan
Balance due = Saldo jatuh tempo
Freight = Ongkos Angkut
Total Amount = Jumlah Total
Pending = Penundaan Pembayaran
Paid Today = Dibayar sekarang
Amount Received = Jumlah diterima
Finance charge= Denda
Amount Applied = Jumlah yang dibayar
Sumber:
- http://xaxakenzie.blogspot.com/2010/11/sales-pada-myob.html
- http://awsitee.blogspot.com/2010/12/tugas-sia-transaksi-penjualan-pada-myob.html-
- http://bergaul.com/pages/review/review-book.php?bookid=1349
Sales adalah sebuah catatan transaksi penjualam dalam perusahaan yang terdiri atas quote, order dan invoice. Dalam mencatat transaksi penjualan MYOB Accounting menyediakan tampilan (Lay Out) pada faktur penjualan, sebagai berikut :
- Service, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan jasa dengan keterangan yang panjang.
- Item, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan barang dagang.
- Profesional, digunakan untuk menampilkan beberapa transaksi jenis jasa yang disertai beberapa tanggal.
Pada penjualan barang ada 3 proses yaitu :
1. Quote : Proses ini digunakan untuk rencana pemesanan penjualan
barang. Proses ini tidak berpengaruh terhadap kas, rekening penerimaan ataupun inventory.
2. Order : Proses ini merupakan lanjutan dari Quote ,digunakan untuk merealisasikan penjualan barang. Proses ini tidak berpengaruh terhadap inventory, tetapi berpengaruh terhadap kas jika ada uang muka (Customers Deposit).
3. Invoice : Proses ini merupakan tahap akhir dari pembelian yaitu pembayaran kepada vendor. Proses ini berpengaruh terhadap kas dan Account Recievable (rekening penerimaan). Proses penjualan bisa dimulai secara berurutan atau langsung ke proses yang lebih tinggi urutannya. Proses yang lebih rendah urutannya dapat diubah ke proses yang lebih tinggi tetapi proses sebaliknnya tidak bisa. Pencatatan Penjualan status order Pencatatan penjualan pada umumnya dimulai dengan tahap quote kemudian statusnya diubah menjadi order, dan terakhir Invoice. Tetapi langkah tersebut bisa kita singkat dari status order bahkan langsung ke Invoice. Langkah yang dilakukan adalah sbb.
1. Pada command center klik modul Sales.

2. Setelah itu Klik Enter Sales maka akan muncul tampilan sbb. Pilih jenis penjualannya yaitu Order.

3. Isikan nama pembelinya di field Customer dengan mengklik tombol
segitiga kecil maka akan muncul form pilihan nama-nama pelanggan. Pilih salah satu pelanggan maka tampilan form Sales akan menjadi seperti ini.

4. Ubahlah tampilan dialog window Sales dari penjualan tipe jasa menjadi tipe barang dengan cara klik tombol Layout.
5. Kemudian muncul form Select Layout.

6. Klik pilihan Item maka tampilan form Select Layout akan berubah

7. Klik OK untuk menyimpan perubahan dengan maka tampilan form Sales

8. Isikan jumlah unit yang dijual di kolom Ship misalkan 3.
9. Klik pada kolom Item Number kemudian tekan Enter untuk
menampilkan form daftar pilihan barang yang dijual.

10. Pilih salah satu barang kemudian klik Use Item untuk kembali ke form
Sales, contoh Memory 1 Gb.
11. Harga akan terisi otomatis pada kolom Price.
12. Jika ada discount isikan di kolom Disc %.
13. Uang muka diisikan di field Paid Today.
14. Jika data-data sudah diisikan secara lengkap seperti contoh di bawah
ini maka klik tombol Record untuk menyimpan.

15. Aktivitas penjualan barang diatas terekam di Transaction Journal di
tab Receipts sedangkan di tab Sales tidak ditemukan transaksi
tersebut hal ini karena status penjualan kita adalah order.

Beberapa Istilah:
Sales = Penjualan
Invoice = Faktur
Ship = Barang yang akan dikirim untuk dijual
Backorder = Pengembalian barang
Item Number = Nomor barang
Description = Keterangan barang
Price = Harga barang
Disc = Potongan Penjualan
Balance due = Saldo jatuh tempo
Freight = Ongkos Angkut
Total Amount = Jumlah Total
Pending = Penundaan Pembayaran
Paid Today = Dibayar sekarang
Amount Received = Jumlah diterima
Finance charge= Denda
Amount Applied = Jumlah yang dibayar
Sumber:
- http://xaxakenzie.blogspot.com/2010/11/sales-pada-myob.html
- http://awsitee.blogspot.com/2010/12/tugas-sia-transaksi-penjualan-pada-myob.html-
- http://bergaul.com/pages/review/review-book.php?bookid=1349
MYOB Accounting
4.1 MYOB Accounting merupakan program aplikasi akuntansi terpadu yang
saat ini banyak digunakan di Indonesia. Program ini memiliki fitur yang
lengkap, fleksibel, jumlah digit yang cocok dengan kondisi bisnis skala
kecil dan menengah di Indonesia. Saat ini versi terbaru MYOB Accounting
adalah versi 13+.
Hampir setiap versi dari produk yang dikeluarkan MYOB Limited memiliki karakteristik yang sama, yaitu memasukkan daftar akun, mengisi aturan (setup), mengelola pelanggan, pemasok, produk sampai dengan membuat laporan keuangan.
Buku Seri Penuntun Praktis MYOB Accounting disusun untuk memahami akuntansi menggunakan komputer, khususnya program terpadu MYOB Accounting. Materi disusun untuk membantu Anda memahami berbagai fungsi dan fasilitas yang terdapat dalam MYOB. Pembahasan diberikan secara sistematis, sangat cocok untuk Anda yang tidak banyak memiliki waktu luang untuk belajar.
Pengertian MYOB Accounting
Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 15 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, labarugi dan sebagainya.
Dasar MYOB
MYOB Accounting adalah aplikasi akuntansi yang populer saat ini. MYOB Accounting memfokuskan pada perusahaan jasa dan dagang disamping jenis perusahaan yang lain pun bisa juga diterapkan. Paling cocok aplikasi ini diterapkan pada perusahaan menengah kebawah, untuk perusahaan besar rasanya tidak memadai, karena biasanya perusahaan besar jumlah transaksinya sangat komplek sehingga biasanya mempunyai program yang dirancang sendiri sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.
Ada beberapa alasan kenapa kita harus menggunakan software ini dalam perusahaan, antara lain :
1.Mempunyai tampilan yang user friendly, karena transaksinya berfiat sederhana dan berupa gambar-gambar sehingga untuk pemula pun akan sangat mudah untuk memahaminya
2.Mempunyai kemampuan export data ke program excel, sehingga laporan nya bisa juga di cetak di program excel.
3.Dapat diterapkan untuk 105 jenis perusahaan yang disediakan.
4.Mempunyai laporan keuangan yang sangat banyak termasuk setting pajak serta menampilkan analisa dalam bentuk grafik.
MYOB ini berjalan dibawah sisitem operasi windows dan sebaiknya windows yang lebih tinggi seperti Vista, XP dan lain-lain. Setelah di install di komputer kamu, maka jalankan software aplikasi MYOB tersebut maka akan tampil gambar sebagai berikut.
Setting Awal MYOB
Pada awal kita buka program MYOB, maka akan diperlihatkan sebuah tampilan dengan beberapa pilihan yang disediakan. Untuk selanjutnya kita akan membuat file untuk perusahaan bar, langkahnya sebagai berikut :
Tampilan Awal MYOB
Setelah anda setting pada awal membuat data / file di program MYOB, maka untuk selanjutnya kita akan mengenal beberapa perintah awal tampilan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Pada gambar diatas diperlihatkan beberapa gambar yang merupakan perintah secara cepat, atau bisa juga menggunakan perintah lain yaitu yang terdapat pada bagian atas dari program MYOB tersebut. Kita akan jelaskan beberapa perintah gambar diatas, yaitu :
Perkiraan dan Jurnal
Sebelum memulai langkah berikutnya di MYOB ini, pertama sekali kita harus tahu jenis usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Karena hal ini tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan di program tersebut. Perusahaan jasa dan dagang tentu berbeda kebutuhan perkiraan yang dibutuhkan, begitu juga untuk jenis perusahaan yang lain.
Perkiraan
Karena itu, sebaiknya tentukan dulu jenis perusahaan tersebut dan susun jenis perkiraan yang dibutuhkan. Secara garis besar jenis perkiraan dikelompokkan menjadi 5 yaitu:
Untuk mengisi perkiraan, pilih di bagian Accounts, kemudian klik Accounts List. Maka akan diperlihatkan gambar seperti dibawah ini.
Kalau kita perhatikan tampilan perkiraan diatas, maka perkiraan di bagi menjadi 8 kelompok besar dengan nomor perkiraan menggunakan 5 digit angka termasuk angka yang paling depan merupakan kelompoknya. Tapi secara garis besar yang 5 kelompok tersebut masih ada, cuma ditambah 3 kelompok lagi yaitu Cost of Sales, Other Income dan Expense Income.
Untuk membuat perkiraan baru pastikan berada pada kelompok yang sesuai, misalnya Asset (Harta), lalu klik New dan isi Nomor Perkiraannya kemudian Enter terus isi Nama Perkiraan tersebut.
Jurnal
Jurnal adalah melakukan pencatatan awal setelah adanya transaksi, jadi pastikan anda sudah membuat Nama perkiraan dengan cara diatas. Kalau sudah selesai maka kembali ke tampilan awal MYOB. Lalu untuk menjurnal klik Record Journal Entry. Kemudian tukar tanggal dengan cara tekan spasi di keyboard.
Lalu memo adalah sebagai keterangan dari jurnal. Untuk mengisi jurnalnya klik kolom pertama sebelah kiri dan tepat pada baris pertama juga, maka akan keluar tanda panah kebawah, klik saja. Itu adalah untuk perkiraan sebelah Debet, dan ketikkan jumlah debetnya. Kemudian klik dibawah No perkiraan, artinya pada baris kedua dan klik tanda panah kebawah juga seperti pada langkah pertama tadi dan pilih perkiraannya serta isi jumlahnya. Langkah terakir adalah klik Record untuk merekam jurnal anda.
MYOB Accounting Software memudahkan anda dalam mendesign accounting process sesuai dengan kehendak anda sehingga lebih mudah digunakan ketika mencari informasi tentang bisnis anda. Dengan MYOB Accounting’s powerful inventory management system, anda akan dapat dengan mudah mengetahui secara tepat jumlah stock jumlah pemesanan dan berapa yang sudah komit (committed).
MYOB Accounting Software dapat melakukan analisa atas bisnis anda dengan lebih dari 160 cara,sehingga banyak orang yang menggunakan software ini
Lebih mudah membuat keputusan dalam bisnis jika anda mempunyai informasi yang tepat dan sangat detail:
- Lebih dari 160 laporan dan chart
- Nilai Profit & Loss dan Balance Sheet terbaru
- Membuat laporan yang menyeluruh kemudian rubah menjadi Microsoft Excel file untuk melakukan analisa lebih dalam.
- Email atau save semua laporan ke disk untuk accountant anda
- Gunakan Company Data Auditor untuk mendeteksi kesalahan umum dalam proses dan untuk memastikan integrasi informasi pada bisnis anda.
Sumber :
http://riscawidya.blogspot.com/2011/05/mengenal-myob.html
http://bergaul.com/pages/review/review-book.php?bookid=1349
http://dini-twilightsaga.blogspot.com/2010/10/software-akuntansi-myob.html
Hampir setiap versi dari produk yang dikeluarkan MYOB Limited memiliki karakteristik yang sama, yaitu memasukkan daftar akun, mengisi aturan (setup), mengelola pelanggan, pemasok, produk sampai dengan membuat laporan keuangan.
Buku Seri Penuntun Praktis MYOB Accounting disusun untuk memahami akuntansi menggunakan komputer, khususnya program terpadu MYOB Accounting. Materi disusun untuk membantu Anda memahami berbagai fungsi dan fasilitas yang terdapat dalam MYOB. Pembahasan diberikan secara sistematis, sangat cocok untuk Anda yang tidak banyak memiliki waktu luang untuk belajar.
Pengertian MYOB Accounting
Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 15 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, labarugi dan sebagainya.
Dasar MYOB
MYOB Accounting adalah aplikasi akuntansi yang populer saat ini. MYOB Accounting memfokuskan pada perusahaan jasa dan dagang disamping jenis perusahaan yang lain pun bisa juga diterapkan. Paling cocok aplikasi ini diterapkan pada perusahaan menengah kebawah, untuk perusahaan besar rasanya tidak memadai, karena biasanya perusahaan besar jumlah transaksinya sangat komplek sehingga biasanya mempunyai program yang dirancang sendiri sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.
Ada beberapa alasan kenapa kita harus menggunakan software ini dalam perusahaan, antara lain :
1.Mempunyai tampilan yang user friendly, karena transaksinya berfiat sederhana dan berupa gambar-gambar sehingga untuk pemula pun akan sangat mudah untuk memahaminya
2.Mempunyai kemampuan export data ke program excel, sehingga laporan nya bisa juga di cetak di program excel.
3.Dapat diterapkan untuk 105 jenis perusahaan yang disediakan.
4.Mempunyai laporan keuangan yang sangat banyak termasuk setting pajak serta menampilkan analisa dalam bentuk grafik.
MYOB ini berjalan dibawah sisitem operasi windows dan sebaiknya windows yang lebih tinggi seperti Vista, XP dan lain-lain. Setelah di install di komputer kamu, maka jalankan software aplikasi MYOB tersebut maka akan tampil gambar sebagai berikut.
Setting Awal MYOB
Pada awal kita buka program MYOB, maka akan diperlihatkan sebuah tampilan dengan beberapa pilihan yang disediakan. Untuk selanjutnya kita akan membuat file untuk perusahaan bar, langkahnya sebagai berikut :
- Pilih Create, kemudian akan tampil gambar sebagai berikut.
- Klik Next saja, karena itu adalah informasi awal program MYOB.
- Langkah berikutnya adalah isi data perusahaan, termasuk nama
Perusahaan, alamat, No. Telepon, Fax dan Email, lalu klik Next. - Langkah berikutnya adalah setting periode Akuntansi.
- Maka akan tampil informasi yang telah di set tadi. Pada tahap ini cukup klik Next saja.
- Pada langkah ini anda diperlihatkan 3 pilihan untuk memilih Perkiraan.
Pilihan pertama = bila menggunakan perkiraan dari program MYOB
Pilihan kedua = bila ingin mengimpor perkiraan dari perusahan lain / file lain
Pilihan ketiga = bila ingin membuat sendiri perkiraan tersebut.Anda boleh memilih apa saja, karena nantinya akan anda set juga perkiraannya, standarnya pilih saja No. 1 lalu klik Next. - Kemudian silahkan jenis Perusahaan anda, dan type bisnis dari perusahaan tersebut. Ini pun boleh anda abaikan, lalu klik aja Next
- Pada langkah ini tentukan tempat penyimpanan file anda.Setelah itu, silahkan klik Next. maka tampil proses dari settingan awal file anda.
- Kemudian pada pilihan terakhir , pilih Command Center.
Tampilan Awal MYOB
Setelah anda setting pada awal membuat data / file di program MYOB, maka untuk selanjutnya kita akan mengenal beberapa perintah awal tampilan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Pada gambar diatas diperlihatkan beberapa gambar yang merupakan perintah secara cepat, atau bisa juga menggunakan perintah lain yaitu yang terdapat pada bagian atas dari program MYOB tersebut. Kita akan jelaskan beberapa perintah gambar diatas, yaitu :
- Account: digunakan untuk membuat daftar perkiraan dan melakukan jurnal umum.
- Banking : Untuk mencatat perkiraan yang berhubungan dengan transaksi bank, selain membeli maupun menjual barang dagang.
- Sales : Untuk mencatat penjualan barang, termasuk penerimaan piutang dan segala yang berhubungan dengan penjualan tersebut.
- Time Billing : Untuk mencatat dan mengatur waktu yang diset secara otomatis untuk pembayaran baik untuk klien maupun aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan dengan waktu.
- Purchase : Untuk mencatat pembelian barang, termasuk membayar hutang dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pembelian barang tersebut.
- Payroll : Untuk mencatat tentang gaji, upah, pajak dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pegawai atau karyawan.
- Inventory : Untuk mencatat persediaan barang dagang khusunya perusahaan dagang
Perkiraan dan Jurnal
Sebelum memulai langkah berikutnya di MYOB ini, pertama sekali kita harus tahu jenis usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Karena hal ini tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan di program tersebut. Perusahaan jasa dan dagang tentu berbeda kebutuhan perkiraan yang dibutuhkan, begitu juga untuk jenis perusahaan yang lain.
Perkiraan
Karena itu, sebaiknya tentukan dulu jenis perusahaan tersebut dan susun jenis perkiraan yang dibutuhkan. Secara garis besar jenis perkiraan dikelompokkan menjadi 5 yaitu:
- Harta
- Hutang
- Modal
- Pendapatan
- Biaya
Untuk mengisi perkiraan, pilih di bagian Accounts, kemudian klik Accounts List. Maka akan diperlihatkan gambar seperti dibawah ini.
Kalau kita perhatikan tampilan perkiraan diatas, maka perkiraan di bagi menjadi 8 kelompok besar dengan nomor perkiraan menggunakan 5 digit angka termasuk angka yang paling depan merupakan kelompoknya. Tapi secara garis besar yang 5 kelompok tersebut masih ada, cuma ditambah 3 kelompok lagi yaitu Cost of Sales, Other Income dan Expense Income.
Untuk membuat perkiraan baru pastikan berada pada kelompok yang sesuai, misalnya Asset (Harta), lalu klik New dan isi Nomor Perkiraannya kemudian Enter terus isi Nama Perkiraan tersebut.
Jurnal
Jurnal adalah melakukan pencatatan awal setelah adanya transaksi, jadi pastikan anda sudah membuat Nama perkiraan dengan cara diatas. Kalau sudah selesai maka kembali ke tampilan awal MYOB. Lalu untuk menjurnal klik Record Journal Entry. Kemudian tukar tanggal dengan cara tekan spasi di keyboard.
Lalu memo adalah sebagai keterangan dari jurnal. Untuk mengisi jurnalnya klik kolom pertama sebelah kiri dan tepat pada baris pertama juga, maka akan keluar tanda panah kebawah, klik saja. Itu adalah untuk perkiraan sebelah Debet, dan ketikkan jumlah debetnya. Kemudian klik dibawah No perkiraan, artinya pada baris kedua dan klik tanda panah kebawah juga seperti pada langkah pertama tadi dan pilih perkiraannya serta isi jumlahnya. Langkah terakir adalah klik Record untuk merekam jurnal anda.
MYOB Accounting Software memudahkan anda dalam mendesign accounting process sesuai dengan kehendak anda sehingga lebih mudah digunakan ketika mencari informasi tentang bisnis anda. Dengan MYOB Accounting’s powerful inventory management system, anda akan dapat dengan mudah mengetahui secara tepat jumlah stock jumlah pemesanan dan berapa yang sudah komit (committed).
MYOB Accounting Software dapat melakukan analisa atas bisnis anda dengan lebih dari 160 cara,sehingga banyak orang yang menggunakan software ini
Lebih mudah membuat keputusan dalam bisnis jika anda mempunyai informasi yang tepat dan sangat detail:
- Lebih dari 160 laporan dan chart
- Nilai Profit & Loss dan Balance Sheet terbaru
- Membuat laporan yang menyeluruh kemudian rubah menjadi Microsoft Excel file untuk melakukan analisa lebih dalam.
- Email atau save semua laporan ke disk untuk accountant anda
- Gunakan Company Data Auditor untuk mendeteksi kesalahan umum dalam proses dan untuk memastikan integrasi informasi pada bisnis anda.
Sumber :
http://riscawidya.blogspot.com/2011/05/mengenal-myob.html
http://bergaul.com/pages/review/review-book.php?bookid=1349
http://dini-twilightsaga.blogspot.com/2010/10/software-akuntansi-myob.html
Jumat, 18 November 2011
Pengertian SOX
Sox merupakan ketentuan perundangan yang merombak ketentuan-ketentuan di
bidang akuntansi. perombakan atau penataan kembali ini dimaksudkan
(sebagaimana lazimnya ketentuan pasar modal) untuk melindungi penanam
modal.
Terdapat 2 (dua) section dari Sarbanes-Oxley Act of 2002 yang mewajibkan pengungkapan terbaru mengenai efektivitas sistem internal control dari sebuah entitas (perusahaan). Pertama, section 302, yang mewajibkan CEO dan CFO mengevaluasi design dan efektivitas dari sistem internal control perusahaan secara periode kuartal laporan (setiap 3 bulan). Kedua, section 404; mewajibkan annual audit untuk mereview dan evaluasi atas manajemen internal-control yang harus direview dan diattest oleh KAP yang mengaudit laporan keuangan tahunan perusahaan.
sumber : http://abrarsolikhin.blogspot.com/2009/05/pengaruh-sarbanes-oxley-act-section-302.html
Terdapat 2 (dua) section dari Sarbanes-Oxley Act of 2002 yang mewajibkan pengungkapan terbaru mengenai efektivitas sistem internal control dari sebuah entitas (perusahaan). Pertama, section 302, yang mewajibkan CEO dan CFO mengevaluasi design dan efektivitas dari sistem internal control perusahaan secara periode kuartal laporan (setiap 3 bulan). Kedua, section 404; mewajibkan annual audit untuk mereview dan evaluasi atas manajemen internal-control yang harus direview dan diattest oleh KAP yang mengaudit laporan keuangan tahunan perusahaan.
sumber : http://abrarsolikhin.blogspot.com/2009/05/pengaruh-sarbanes-oxley-act-section-302.html
Kamis, 17 November 2011
Elemen Struktur Pengendalian Intern
Elemen Struktur Pengendalian Intern adalah :
- Lingkungan pengendalian (Control Environment) : Lingkungan pengendalian perusahaan mencakup sikap para manajemen dan karyawan terhadap pentingnya pengendalian yang ada di organisasi tersebut. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap lingkungan pengendalian adalah filosofi manajemen (manajemen tunggal dalam persekutuan atau manajemen bersama dalam perseroan) dan gaya operasi manajemen (manajemen yang progresif atau yang konservatif), struktur organisasi (terpusat atau ter desentralisasi) serta praktik kepersonaliaan. Lingkungan pengendalian ini amat penting karena menjadi dasar keefektifan unsur-unsur pengendalian intern yang lain.
- Penilaian Resiko (Risk Assesment) : Semua organisasi memiliki risiko, dalam kondisi apapun yang namanya risiko pasti ada dalam suatu aktivitas, baik aktivitas yang berkaitan dengan bisnis (profit dan non profit) maupun non bisnis. Suatu risiko yang telah di identifikasi dapat di analisis dan evaluasi sehingga dapat di perkirakan intensitas dan tindakan yang dapat meminimalkannya.
- Prosedur Pengendalian (Control Procedure) : Prosedur pengendalian ditetapkan untuk menstandarisasi proses kerja sehingga menjamin tercapainya tujuan perusahaan dan mencegah atau mendeteksi terjadinya ketidakberesan dan kesalahan. Prosedur pengendalian meliputi hal-hal sebagai berikut:
- Personil yang kompeten, mutasi tugas dan cuti wajib.
- Pelimpahan tanggung jawab.
- Pemisahan tanggung jawab untuk kegiatan terkait.
- Pemisahan fungsi akuntansi, penyimpanan aset dan operasional
- Pemantauan (Monitoring) : Pemantauan terhadap sistem pengendalian intern akan menemukan kekurangan serta meningkatkan efektivitas pengendalian. Pengendalian intern dapat di monitor dengan baik dengan cara penilaian khusus atau sejalan dengan usaha manajemen. Usaha pemantauan yang terakhir dapat dilakukan dengan cara mengamati perilaku karyawan atau tanda-tanda peringatan yang diberikan oleh sistem akuntansi.
- Informasi dan Komunikasi (Information and Communication) : Informasi dan komunikasi merupakan elemen-elemen yang penting dari pengendalian intern perusahaan. Informasi tentang lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur pengendalian dan monitoring diperlukan oleh manajemen Winnebago pedoman operasional dan menjamin ketaatan dengan pelaporan hukum dan peraturan-peraturan yang berlaku pada perusahaan. Informasi juga diperlukan dari pihak luar perusahaan. Manajemen dapat menggunakan informasi jenis ini untuk menilai standar eksternal. Hukum, peristiwa dan kondisi yang berpengaruh pada pengambilan keputusan dan pelaporan eksternal.
Struktur Pengendalian Intern
Pengendalian intern merupakan istilah yang telah umum dan banyak
dipergunakan dalam berbagai kepentingan. Fungsi dari pengendalian intern
ini semakin penting, karena perusahaan semakin berkembang dengan system
akuntansi yang semakin rumit. Semua pimpinan perusahaan harus menyadari
dan memahami arti penting pengendalian intern.
Struktur pengendalian intern satuan usaha terdiri dari kebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk keyakinan (assurance) memadai bahwa tujuan tertentu satuan usaha akan dicapai.
sumber :
http://salahsambung-adet.blogspot.com/2010/11/struktur-pengendalian-intern-akuntansi.html
Struktur pengendalian intern satuan usaha terdiri dari kebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk keyakinan (assurance) memadai bahwa tujuan tertentu satuan usaha akan dicapai.
sumber :
http://salahsambung-adet.blogspot.com/2010/11/struktur-pengendalian-intern-akuntansi.html
Pengertian Eksposur
Eksposur adalah objek yang rentan
terhadap resiko dan berdampak pada kinerja perusahaan apabila resiko
yang diprediksikan benar-benar terjadi. Eksposur yang paling umum
berkaitan dengan ukuran keuangan.
Contohnya : harga saham, laba,
pertumbuhan penjualan dan sebagainya.
http://styledweller.blogspot.com/2010/12/memahami-konsep-dan-pengertian-eksposur.html
http://styledweller.blogspot.com/2010/12/memahami-konsep-dan-pengertian-eksposur.html
Langganan:
Postingan (Atom)